Profil Pendidik Indonesia

Guru PPKn.Digital Educator.

Membangun pembelajaran yang membantu siswa memahami nilai kebangsaan, berpikir kritis, berkarakter, dan siap menghadapi kehidupan di era digital.

PPKnCharacter EducationDigital LearningSMK
Foto I Wayan Yastika, Guru PPKn
I Wayan YastikaGuru PPKn · SMK
TEACHING · CHARACTER · TECHNOLOGY
PPKnBidang Utama
SMKLingkungan Belajar
DigitalPendekatan
IndonesiaKonteks Pendidikan
01 · Profil

Guru yang mengajar, belajar, dan terus berkembang.

Ruang personal untuk mengenal cara saya memandang pembelajaran PPKn dan peran teknologi dalam pendidikan.

“Pembelajaran yang baik tidak hanya membuat siswa tahu. Ia membuat siswa memahami mengapa sesuatu penting.”

Teach · Learn · Reflect

Sebagai Guru PPKn di SMK, saya berusaha menghadirkan PPKn sebagai pelajaran yang dekat dengan kehidupan siswa. Konsep kewarganegaraan dihubungkan dengan persoalan sehari-hari, lingkungan sosial, dunia kerja, teknologi, dan kehidupan sebagai warga negara.

Saya percaya siswa perlu diberi ruang untuk bertanya, berdiskusi, berbeda pendapat, memeriksa informasi, mencoba, dan merefleksikan apa yang telah dipelajari.

Teknologi bukan pengganti guru. Teknologi adalah alat untuk membantu guru menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik.
02 · PPKn

Enam ruang untuk memahami Indonesia.

Materi PPKn menjadi lebih bermakna ketika siswa dapat melihat hubungan antara konsep, nilai, dan kehidupan nyata.

01

Pancasila

Memahami nilai dan penerapan Pancasila dalam kehidupan nyata.

02

Konstitusi

Mengenal UUD 1945, hukum, hak, kewajiban, dan negara hukum.

03

Demokrasi

Melatih musyawarah, partisipasi, kebebasan berpendapat, dan tanggung jawab.

04

Kebinekaan

Membangun kemampuan hidup bersama di tengah keberagaman.

05

NKRI

Menumbuhkan persatuan, cinta tanah air, dan bela negara.

06

Kewarganegaraan Digital

Membangun etika, literasi, keamanan, dan tanggung jawab di ruang digital.

03 · Pendekatan Pembelajaran

Kelas bukan tempat untuk sekadar menerima jawaban. Kelas adalah tempat belajar menemukan alasan.

01

KONTEKSTUAL

Materi dimulai dari persoalan yang dekat dengan kehidupan dan pengalaman siswa.

02

DIALOGIS

Siswa belajar menyampaikan pendapat, mendengar perbedaan, dan membangun dialog sehat.

03

KRITIS

Informasi diperiksa, alasan diuji, dan kesimpulan dibangun secara bertanggung jawab.

04

REFLEKTIF

Pengalaman belajar menjadi bahan untuk memperbaiki sikap dan tindakan.

04 · Digital Educator

Teknologi untuk membuat pendidikan lebih efektif.

Digitalisasi bukan tujuan. Yang utama tetap interaksi, pemahaman, karakter, dan perkembangan siswa.

01

Interaksi

Quiz, ice breaking, diskusi, dan aktivitas digital membantu membuat siswa lebih aktif.

02

Data

Validasi, monitoring, dan informasi pembelajaran membantu guru melihat proses secara lebih terarah.

03

Efisiensi

Otomasi dan tools sederhana membantu mengurangi pekerjaan berulang guru.

Generasi muda tidak hanya perlu tahu bagaimana Indonesia berdiri, tetapi juga belajar bagaimana ikut menjaganya.
PPKn · Pendidikan Karakter · Digital Learning · Indonesia
05 · Karya Digital

Teknologi yang kembali ke ruang kelas.

Beberapa karya dan eksperimen digital yang dibuat untuk mendukung pembelajaran dan pekerjaan guru.

01
Interactive Learning

Ice Breaking PPKn

500 soal pengetahuan umum Indonesia dan PPKn dengan pertanyaan acak dan timer.

Interactive Learning BUKA KARYA →
02
Learning System

Digital Classroom

Pemanfaatan data, validasi, dan teknologi untuk mendukung aktivitas pembelajaran.

Learning System SEGERA HADIR →
03
Teacher Tools

Classroom Tools

Tools digital sederhana untuk mengurangi pekerjaan administratif guru.

Teacher Tools SEGERA HADIR →
06 · Kontak

Mari terhubung.

Untuk pembelajaran, kolaborasi, berbagi pengalaman pendidikan, maupun berdiskusi tentang teknologi yang dapat membantu kelas.